Filum annelida beserta contoh hewannya

Banyak organisme/makhluk hidup dibumi ini dengan keanekaragaman dalam rupa, habitat maupun cirinya. Banyak dari mereka yang sudah diketemukan dalam jumlah jutaan dan kemudian dikelompokan dan dinamai sendiri sendiri, meskipun yang sudah ditemukan jumlahnya mencapai jutaan namun diperkirakan masih terdapat jutaan organisme yang masih ada dalam jumlah yang besar dan belum ditemukan.

Tiap tiap makhluk hidup yang hidup dibumi ini sudah dikelompok kelompokkan menurut bentuk tubuh, ciri, serta habitatnya, hal ini mempunyai tujuan agar para peneliti bisa dengan mudah untuk melakukan penelitian dan menamakan setiap individu baru yang ditemukan. Dalam penelitian terdapat sebutan untuk memudahkan para peneliti mengelompokkan setiap individu, salah satu sebutan tersebut adalah filum.

Filum adalah tingkatan diatasnya kelas, ada banyak filum yang sudah dikelompokkan dan salah satunya adalah filum Annelida. Filum annelida sendiri mempunyai ciri tubuh yang bersegmen, bersifat triploblastik, ada yang hidup di air, laut maupun darat. Terdapat 3 kelas dari filum ini, yaitu kelas Hirudinea, polychaeta dan oligachaeta. Dan berikut contoh hewan dari tiap kelas tersebut.

 

Kelas Hirudinea

Dimulai dari kelas Hirudinea, kelas ini dihuni hewan Pacet dan lintah, hewan yang mempunyai kandungan zat hirudin pada ludahnya. Meskipun dari kelas yang sama namun antara Pacet dan lintah berbeda habitatnya, habitat pacet menempel dipohon pohon atau semak semak sedangkan lintah berhabitat dirawa, sungai atau tempat lain yang berair bersih.

Selain itu antara pacet dan lintah juga berbeda tentang kandungan zat yang dimilikinya, meskipun sama sama memiliki zat hirudin namun Pacet tidak memiliki kandungan yang bermanfaat lain seperti thrombin dan zat Nitric oxide dan juga kolagen. Untuk itu hewan lintahlah yang sering dimanfaatkan untuk terapi pengobatan, salah satu jenisnya adalah sepesies hirudo medicinalis. Maka saat ini tak mengherankan banyak penjual minyak lintah ataupun orang yang membudidayakan hewan yang satu ini, ya semua itu dikarenakan manfaat yang berguna untuk kehidupan manusia.

Kelas polychaeta

Dan yang kedua kelas dari filum Annelida adalah kelas polychaeta, kelas ini dihuni oleh segerombolan cacing berambut seperti cacing Sorong, cacing Wawo, cacing palolo serta cacing nilah. Cacing dari kelas polychaeta ini rata rata berhabitat di laut, akan tetapi ada juga beberapa dari mereka yang berhabitat diair tawar dan biasanya diair tawar yang dalam.

Cacing Wawo dan cacing palolo adalah salah satu hewan dari kelas polychaeta yang sering dikonsumsi, masyarakat dari pulau Maluku Indonesia sebagian sering mengkonsumsi kedua cacing tersebut. Karena selain rasanya yang enak, cacing palolo dan juga Wawo memiliki kandungan protein yang baik untuk kesehatan.

Kelas oligochaeta

Dan yang terakhir kelas dari filum Annelida adalah kelas oligachaeta, kelas ini dihuni oleh cacing yang berkabut sedikit, yaitu cacing tanah. Berbeda dengan kerabatnya dari kelas polychaeta yang berhabitat diair, cacing tanah habitatnya didalam tanah, dia suka memakan sampah yang sudah terurai.

Cacing tanah sendiri merupakan hewan yang mempunyai banyak manfaat, selain berguna untuk menyuburkan tanah hewan ini juga memiliki kandungan protein tinggi serta berkhasiat sebagai obat alami untuk keluhan penyakit tifus, sebagai obat diare, mempunyai sifat menenangkan syaraf dan membantu melancarkan sistem pencernaan.

Itulah beberapa hewan dari filum Annelida yang hidup dibumi ini, dengan adanya pengelompokan pengelompokan tersebut tentunya dapat memudahkan kita untuk mempelajari pelajaran ketika bersekolah. Dan tentunya memudahkan juga bagi para peneliti jika ada hewan baru yang baru ditemukan. Cukup sekian dan semoga informasi diatas bisa memberikan manfaat.

Leave a Comment