Tiga Faktor Terkait Implementasi Indonesian Cloud

cloud computing
cloud computing
cloud storage

Teknologi cloud computing sudah mulai berkembang di Indonesia, dan mendapat perhatian seriu dari pemerintah. Hal tersebut karena teknologi ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kondisi Indonesia belakangan ini. Indonesian cloud yang diimplementasikan ini akan berpotensi membantu tidak hanya sektor bisnis yang besar namun sektor usaha kecil dan menengah. hal tersebut dilatarbelakangi oleh pertumbuhan UMKM di Indonesia yang semakin berkembang dan meningkat setiap tahunnya. Terdapat tiga faktor yang dapat dijadikan pemicu untuk mengimplementasikan cloud computing ini yaitu device, network dan application. Dengan melakukan persiapan dan penyempurnaan di tiga sektor tersebut, maka akan menjadikan teknologi cloud computing di Indonesia dapat berjalan dengan baik.

 

Tiga Faktor Pendorong Teknologi Cloud Computing

Faktor pertama yang dapat dijadikan pemicu cloud computing di Indonesia adalah device atau perangkat. Guna menangani hal yang berakitan dengan perangkat, akan dilakukan standarisasi semua perangkat yang masuk ke Indonesia. Standarisasi tersebut akan langsung di bawah tanggung jawab Kementerian Komunikasi dan Informatika. Selanjutnya, terkait dengan faktor kedua yaitu network atau jaringan, akan dilakukan penerapan broadband yang merata di seluruh kota di Indonesia. Penerapan ini akan terus dikembangkan dan disempurnakan agar jaringan yang ada di Indonesia bisa memberikan akses cepat dan mudah bagi para penggunanya. Selain itu, faktor jaringan ini memang penting dan harus diprioritaskan mengingat teknologi cloud computing ini mengandalkan akses secara online sehingga membutuhkan jaringan yang bagus.

 

Usaha lain yang dilakukan pemerintah untuk memberikan jaringan yang merata di seluruh Indonesia adalah dengan mendukung penuh proyek Palapa Ring. Proyek ini bertujuan untuk mengoneksikan seluruh kabupaten dan kota di Indonesia dengan jaringan broadband atau pita lebar. Dengan begitu, para pengguna dapat memanfaatkan cloud computing untuk mengembangkan usaha, dan untuk mengembangkan sektor Teknologi, Informasi dan Komunikasi di Indonesia. Selanjutnya, terkait faktor yang terakhir yakni aplikasi, hal ini tergantung para pengguna. Aplikasi yang ada dalam cloud computing disesuaikan dengan tujuan dari penggunaan teknologi tersebut. Oleh sebab itu, perlu dipersiapkan dengan baik mengenai akses apa saja yang ekiranya dibutuhkan dan akan dibagikan kedapa klien.

 

Memahami Cara Berkomunikasi Bayi Umur 2 Bulan

perkembangan bayi
perkembangan bayi
perkembangan fisik bayi

Terdapat beberapa perkembangan yang dilalui bayi dan masing-masing perkembangan itu saling berhubungan satu sama lain. Oleh sebab itu, usahkan untuk mengoptimalkan perkembangan bayi pada setiap tahapannya agar bayi semakin siap saat berganti ke tahap selanjutnya. Salah satu perkembangan bayi yang perlu diperhatikan adalah bahasa pada bayi umur 2 bulan.

Komunikasi yang Dilakukan Bayi Umur 2 Bulan

Bayi umur 2 bulan belum sepenuhnya masuk ke dalam tahap perkembangan bayi yang mampu mengenali suara yang menyerupai kata-kata. Nantinya bayi baru akan bisa mengenali kata-kata dan membedakannya dengan suara yang bukan bahasa pada umur 6 bulan. Sedangkan, saat masih berumur 2 bulan, bayi hanya bisa menggunakan tangisan sebagai cara dia untuk berkomunikasi dengan orang lain.

Biasanya, bayi yang merasa kesakitan dan tidak nyaman akan memproduksi tangisan kuat dan lantang yang disertai dengan sentakan. Sedangkan, bayi yang merasa lapar atau haus akan memproduksi tangisan yang cenderung teratur dan tidak terlalu lantang. Kemudian, bayi yang merasa bosan atau tidak betah cemderung akan memproduksi tangisan yang pelan dan terus menerus seperti sedang merengek meminta untuk digendong. Memahami setiap tangisan bayi akan mempermudah dan mempercepat dalam memberikan respon yang baik.

Cara Menstimulasi Perkembangan Bahasa Bayi Umur 2 Bulan

  1. Bayi umur 2 bulan sudah mulai tertarik dengan suara-suara sehingga ajaklah dia mengobrol sesering mungkin walaupun dia hanya merespon dengan senyum atau tertawa. Hal tersebut merupakan upaya membiasakan anak mendengar kata-kata dalam bahasa ibu sehingga mempermudah nantinya ketika memasuki tahap berceloteh.
  2. Saat akan menidurkan bayi, Anda bisa menyanyikan lagu-lagu pengantar tidur sehingga membiasakan pendengaran bayi untuk mengenali nada-nada dalam sebuah lagu.
  3. Responlah setiap kali anak mengeluarkan suara tertentu atau saat anak tertawa karena hal tersebut adalah bagian dari cara bayi umur 2 bulan berkomunikasi. Respon yang diberikan dapat membuat anak menjadi nyaman, senang, dan bersemangat.

Selalu menarik melihat tumbuh kembang bayi dari satu tahap ke tahap lain. Sebagai orang tua Anda harus berusaha sebisa mungkin mengoptimalkan pertumbuhan mereka. Artikel terkait tumbuh kembang anak bisa Anda akses melalui mamapapa.id.